
MARHB– Masjid Agung Raja Hamidah Batam (MARHB) menyelenggarakan beragam kegiatan keagamaan sepanjang tahun 2026 ini. Mulai dari pendidikan Al-Qur’an, kajian tafsir, tasawuf, pembinaan muslimah hingga kegiatan hadrah akan berlangsung secara berkala di lingkungan masjid.
Program rutin tersebut disusun untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga jamaah dewasa. Kehadiran berbagai majelis dan komunitas diharapkan mampu menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus ruang silaturahmi masyarakat Batam.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah kegiatan TPQ Masjid yang dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat pukul 16.00 sampai 17.30 WIB di Ruang Holding VIP. Program ini menjadi wadah pembelajaran dasar Al-Qur’an bagi anak-anak dan remaja.
Selain itu, kajian tafsir rutin juga digelar setiap Selasa, Rabu, dan Kamis pukul 12.30 hingga 13.00 WIB di Ruang Utama Masjid Agung Raja Hamidah. Kajian tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman jamaah terhadap kandungan Al-Qur’an.
Baca juga: Sebelum Berangkat ke Tanah Suci, Wali Kota Batam Doa Bersama di Masjid Agung Raja Hamidah Batam
Kegiatan keislaman lainnya yang turut meramaikan agenda masjid antara lain kajian tasawuf setiap Senin, tahsin Al-Qur’an pada hari Rabu, serta yasin dan tahlil yang rutin dilaksanakan setiap Kamis malam. Berbagai majelis muslimah juga aktif mengadakan pembinaan khusus bagi kaum perempuan di beberapa ruang kajian.
Pada akhir pekan, Masjid Agung Raja Hamidah Batam menghadirkan lebih banyak kegiatan pembinaan umat seperti Kajian Muslimah, Kajian Muallaf, Kajian Dhuha, hingga Kajian Husnul Khatimah. Program tersebut melibatkan berbagai komunitas dan majelis taklim di Kota Batam.
Tidak hanya fokus pada kajian keagamaan, masjid juga menjadi pusat kegiatan seni islami melalui agenda Hadrah yang dilaksanakan setiap Ahad malam di Hall Timur. Selain itu, kegiatan wirid bulanan pegawai Pemerintah Kota Batam turut masuk dalam agenda rutin tahunan.
Dengan tersusunnya jadwal kegiatan rutin tahun 2026 ini, pengurus berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan masjid sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.


